Beranda Kab Tangerang Diduga Depresi, Seorang Buruh Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Nangka

Diduga Depresi, Seorang Buruh Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Nangka

0
BERBAGI
Ilustrasi/net

TANGERANG; LENSAMETRO— Seorang pria berinisial WS (37) tewas tergantung di pohon nangka tidak jauh dari rumahnya, di Kampung Barat, RT 08/04, Desa Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Kamis (15/10/2020). Penemuan mayat yang menghebohkan tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Tigaraksa, Iptu Edi Sumantri mengungkapkan, korban  merupakan  salah satu pegawai atau buruh PT Hing Subur Makmur, yang berlokasi di Jatake, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

“Korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi yang merupakan tetangga korban,” ungkap Iptu Edi kepada wartawan.

Baca Juga ; Tragis, Seorang Bapak di Balaraja Gantung Diri Usai Bunuh 2 Anak Kandung Sekaligus

Terang Edi, korban ditemukan oleh tetangganya usai melaksanakan sholat subuh saat mengeluarkan kendaraan roda duanya.

Kemudian, ketika berada di samping rumah, seorang saksi melihat korban dalam keadaan tergantung dengan posisi leher terikat oleh seutas tali tambang plastik yang terhubung dengan batang pohon nangka dengan menggunakan kaos berwarna putih merah dan celana panjang bahan berwarna hitam.

Baca Juga ; Hamil, Janda Muda Asal Serang Dibunuh Kekasihnya di Pantai

“Selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut kepada warga lainnya,” tukasnya.

Terang Edi, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah dan meminta pihak kepolisian untuk tidak dilakukan visum.

Berdasarkan keterangan keluarga, kata Edi, korban sempat mengalami Depresi.

“Saat dilakukan pemeriksaan tidak ada tanda akibat kekerasan. Di kemaluan korban mengeluarkan cairan sperma dan bagian anus korban mengeluarkan sedikit kotoran,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun wartawan di lokasi, sebelum korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Korban pernah menjadi korban penipuan dengan kerugian uang hingga mencapai jutaan rupiah. (stu/joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here