Beranda Kab Tangerang Wajah Baru Kecamatan Panongan Tangerang, Ngampar di Taman Sambil Liat ‘Dancing Fountain’ 

Wajah Baru Kecamatan Panongan Tangerang, Ngampar di Taman Sambil Liat ‘Dancing Fountain’ 

0
BERBAGI
Taman di depan kantor Kecamatan Panongan, Kab. Tangerang/Lensametro

TANGERANG; LENSAMETRO- Area Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang kini berubah drastis, Sabtu (3/10/2020).

Di tangan dingin Rudi Lesmana, Camat Panongan saat ini. Halaman kantor disulap seperti tempat wisata.

Meskipun belum selesai pegerjaaannya. Namun, keberadaan taman dengan rumput sentetis seperti di Alun-Alun Kota Bandung, Jawa Barat sudah memanjakan masyarakat yang hendak mengurus berbagai administrasi layanan kependudukan di lokasi untuk mengampar di atas taman.

Terlihat di lokasi taman dengan air mancur. Sehingga menambah suasana seperti sedang berwisata.

Jika malam hari, air mancur di lokasi terlihat lebih indah dengan ‘dancing fountain’ (air mancur menari).

Adanya sorotan lampu warni-warni membuat dancing fountain memperindah taman di lokasi lebih nyata.

Tampak di malam hari Dancing Fontain dengan warna-warni air di taman Kec. Panongan, Kab. Tangerang/Lensametro

Selain itu, terlihat berbagai pernak-pernik seperti tamu taman dan kursi yang disediakan untuk bersantai.  Pemandangannya instagramable dan cocok untuk selfie (swafoto).

Camat Panongan Rudi Lesmana mengatakan, inovasi pembangunan taman dan air mancur itu datang di masa pandemi.

“Bukankah ketika senang dan bergembira bisa menambah imunitas tubuh. Semoga persembahan taman ini bisa membuat yang selfie senang dan bergembira,” ujar Rudi kepada lensametro.com saat ditemui di lokasi.

Tampak dari atas taman baru di Kec. Panongan, Kab Tangerang/Lensametro

Selain itu terang Rudi, keberadaan wajah baru di halaman kantor Kecamatan Panongan tersebut agar warga merasa nyaman dan bisa bermanja-manja di taman di sela-sela menunggu keperluan di kantor kecamatan.

“Juga agar kantor pemerintahan tidak hanya selama ini kesannya berurusan dengan birokras Tapi bisa dijadikan tempat distinasi. Khususnya distinasi alternatif di tengah pandemi,” pungkasnya. (joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here