Beranda Kab Tangerang Catat! PDE Untuk Modal UKM di Tangerang Tidak Cuma-Cuma dan Berbunga

Catat! PDE Untuk Modal UKM di Tangerang Tidak Cuma-Cuma dan Berbunga

0
BERBAGI
Ilustrasi/lensametro

TANGERANG; LENSAMETRO— Penanganan Dampak Ekonomi (PDE) sedang dicanangkan. Program tersebut berupa bantuan modal usaha bagi UKM yang terdampak dari pandemi. Namun, tidak cuma-cuma, lantaran pinjaman tersebut harus dikembalikan dengan suku bunga yang dinilai ringan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Nurul Hayati menerangkan, rencana PDE Kabupaten Tangerang yang akan digulirkan melalui dana pada Unit Pengelola Dana Bergilir (UPDB) kepada 18 koperasi dan 346 usaha mikro.

“Bentuknya berupa bantuan permodalan. Dan Bantuan diberikan tidak cuma-cuma,hanya saja akan mendapat bantuan keringanan bunga pinjaman dari UPDB,” ujar Nurul kepada wartawan, Rabu (12/08/2020).

Ia menjelaskan, dana tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang diperuntukkan bagi UKM dan koperasi yang nanti dananya dikembalikan lagi dengan suku bunga yang ringan.

“Yang sudah diajukan dan semoga tidak ada perubahan, kemarin Rp3,1 miliar untuk koperasi dan usaha mikro,” tambahnya

Selain itu, ada bantuan dari provinsi sebanyak 2870 untuk para pelaku usaha mikrom sedangkan setiap pelaku usaha mendapat Rp1,8 juta.

“Di Kabupaten Tangerang terdapat 301 koperasi yang dikategorikan sehat,” bebernya.

Baca Juga : Koperasi AKR Dinilai Paling Sehat di Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, ke depan seluruh bantuan baik bantuan langsung tunai dan wirausaha yang tergabung dalam dana penanganan dampak ekonomi ini bisa bergulir dan bisa ikut masuk ke dalam sistem koperasi.

“Agar dana bantuan tersebut bisa membantu anggota koperasi yang lain,” ujar Ahmed Zaki Iskandar pada peringatan HUT Koperasi ke 73tingkat Kabupaten Tangerang.

Sehingga, syarat dari bantuan tersebut yakni anggota koperasi. Sehingga dengan demikian dana yang mereka terima bukan saja bermanfaat bagi mereka sendiri, akan tetapi juga untuk anggota masyarakat yang lain.

“Pemerintah mensupport anggota koperasi dan juga para penggiat. Dengan harapan semoga koperasi menjadi tulang punggung mikro di tengah masyarakat,” tukasnya. (stu/joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here