Beranda Hukrim Wali Murid Keluhkan Pungutan Rp4 Juta di SMK Yapinktek Kota Tangerang

Wali Murid Keluhkan Pungutan Rp4 Juta di SMK Yapinktek Kota Tangerang

0
BERBAGI

TANGERANG; LENSAMETRO- Adanya dugaan pungutan dari pihak SMK Yapinktek Kota Tangerang yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, mendatak keluahan dari wali murid (orang tua) sebesar Rp4 juta.

Salah satu wali murid yang minta dirahasiakan identitasnya mengungkapkan, pungutan Rp4 juta tersebut dengan alasan pihak sekolah untuk biaya akhir tahun.

“Tapi rincian untuk apanya tidak tahu,” ketus salah seorang wali murid kepada wartawan, Senin (15/06/2020).

Baca Juga : Hore! Akhirnya Curug Bakal Punya SMK Negeri, Cikupa Kapan Yah?

Kata sumber tersebut,  atas biaya yang belum diketahui penggunaannya itu, anaknya tidak bisa mengambil surat keterangan lulus (SKL) dari pihak sekolah.

“Sebelumnya kita minta SKL tapi kita disuruh ngelunasin sebagian dari biaya Rp 4 juta itu. Kita diminta bayar Rp1,2 juta. padahal sebelumnya pada Maret (2020) sudah bayar Rp 2 juta, SPP pun sudah lunas hingga bulan Juni,” ungkapnya.

Ia mengaku, sangat kecewa lantaran pihak sekolah memaksa agar para murid melunasi biaya tersebut terlebih dahulu jika ingin memiliki SKL dari sekolah.

“Jadi nanti ketika kita lunasin baru dikasih SKL itu, padahal biaya yang dibebankan tersebut belum jelas untuk apa. Pernah juga meminta rincian atas penggunaan biaya tersebut, namun tidak mendapat respon baik dari pihak sekolah,” tukasnya.

Baca Juga : Di Suruh Belajar di Rumah,  2 Kelompok Gengster dari Pelajar Ini Malah Tawuran

Lanjutnya, dirinya pernah bersama wali murid lainnya meminta nomor hand phone bendahara dan kepala sekolah kepada wali kelas. “Tujuannya sih buat nanya rincian pungutan itu. Tapi kata wali kelas tidak etis,” ungkapnya.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang dia terima dari pihak sekolah. Dana tersebut awalnya untuk kegiatan akhir tahun seperti study tour, ijazah dan lainya.

“Jadi minta kejelasannya. Kalau memang dirimcian tidak digunakan seperti study tour. Tolong dikembalikan,” pungkasnya. (adi/joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here