Beranda Pendidikan Disdik Pandeglang Ogah Sekolah Dibuka di Desember

Disdik Pandeglang Ogah Sekolah Dibuka di Desember

0
BERBAGI
Taufik Hidayat, Kepala Disdik Kabupaten Pandeglang/Ridwanul Muhajir, Lensametro

PANDEGLANG; LENSAMETRO – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pandeglang merespon saran Gubernur Banten yang meminta pembukaan sekolah TK, SD dan SMP/sederajat yang menjadi wewenang kabupaten/kota pada Desember atau Januari.

Menurut Kepala Dinas Kabupaten Pandeglang, Taufik Hidayat pihaknya punya aturan sendiri terkait pembukaan TK, SD dan SMP/sederajat.

“TK/SD dan SMP/sederajat baru akan masuk dan melaksanakan proses KBM pada tahun ajaran baru yakni pada 13 Juli 2020 mendatang, ujar Taufik Hidayat, Kepala Disdik Kabupaten Pandeglang kepada lensametro.com, Senin (15/06/2020).

Baca Juga : Gubernur Banten Putuskan Siswa Belajar di Rumah Sampai Desember 2020

Terang Taufik, pemerintah pusat belum menyatakan bergeser ke bulan Desember. Namun, Kemendikbud sudah memberikan rambu-rambu bahwa proses KBM harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

Taufik menjelaskan, beberapa opsi untuk yang bisa diterapkan oleh sekolah agar proses KBM terus berjalan menggunakan mekanisme daring dan laring.

“Kami di Pandeglang sedang menata yakni untuk SD kelas 1, 2 dan 3 masuk dari hari Senin sampai Rabu.  Sedangkan untuk kelas 4, 5 dan 6 masuk hari Kamis sampai Sabtu,” ucapnya.

Baca Juga : Siswa di Pandeglang Masih Belajar di Rumah

Taufik mengatakan, itu dilakukan dalam upaya memaksimalkan kelas hanya 50 persen. Seperti  yang biasanya perkelas 30 siswa akan dilaksanakan 25 siswa per kelas.

“Seharusnya siswa masuk 6 hari hanya diterapkan 3 hari dan selebihnya mereka belajar di rumah secara daring,” tukasnya.

Menanggapi kondisi wilayah Kabupaten Pandeglang akses jaringan (signal) yang belum merata di semua kecamatan. Disdik menerapkan proses KBM secara daring dan laring (manual).

Baca Juga : Siswa di Kota Tangerang Dibagi Dua, Belajar Online dan Tatap Muka Secara Bergantian

“Tentu ini menjad tugas pihak sekolah untuk dapat menyesuaikan aturan dengan kondisi di masing-masing sekolah,” pungkasnya. (jir/joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here