Beranda Kab Tangerang Fraksi PPP Apresiasi Bupati Tangerang Buka Masjid Lebih Dulu Ketimbang Mall

Fraksi PPP Apresiasi Bupati Tangerang Buka Masjid Lebih Dulu Ketimbang Mall

0
BERBAGI
Nazil Fikri, Ketua Fraksi PPP DPRD Kab Tangerang/ist

TANGERANG; LENSAMETRO- Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Tangerang Nazil Fikri apresiasi langkah Bupati Tangerang membuka masjid.

“Kami sepakat dengan sikap Bupati Tangerang yang lebih dulu membuka masjid dan sarana ibadah lainnya dari pada membuka mall,” ujar Nazil Fikri kepada lensametro.com, Senin (01/06/2020).

Nazil menilai, alasan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar membuka masjid sangat masuk akal, karena menjawab kebutuhan umat beragama untuk memakmurkan rumah ibadahnya.

“Pak Zaki telah menjawab kebutuhan spiritual masyarakat Kabupaten Tangerang,” tukas jebolan UIN Bandung ini.

Selain itu, bagian dari mengejawantahkan pengamalan Pancasila dan UUD’1945 agar. Serta menjalankan visi-misi Kabupaten Tangerang yang diantaranya religius.

“Bisa dikatakan, pembukaan sarana ibadah bagian dari kado peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni,” tegas alumni Himata Bandung ini.

Lanjut Ketua DPC PPP Kabupaten Tangerang ini, langkah Bupati Tangerang merupakan bukti kepekaan terhadap keinginan aktivitas masyarakat dalam hal keagamaan di Kabupaten Tangerang.

“Dalam hal ini, bagi kalangan yang mengkritik pembukaan masjid dan sarana ibadah lainnya, saya selaku Ketua Fraksi PPP ada di belakang Bupati Tangerang,” tandasnya.

Perlu diketahui, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Tangerang yang kembali diperpanjang hingga 15 Juni 2020. Namun akan melonggarkan tempat ibadah.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar telah melakukan simulasi pembukaan sarana masjid dengan tetap menjalankan protokol penanganan covid-19.

Selain masjid, sarana ibadah lain juga akan dilakukan simulasi seperti di gereja, pura, klenteng dan sarana umat  beribadah lainnya di Kabupaten Tangerang.

Alasan Zaki lebih memilih membuka masjid Diantaranya supaya masyarakat lebih banyak beribadah dan mendekatkan diri kepada yang maha kuasa di tengah pandemi.

“Di masjid orang beribadah tidak lebih dari 30 menit. Kalau mall bisa berjam-jam,” tandasnya. (joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here