Beranda Kab Tangerang BKU Masjid al Muhajirien Kutabaru Dirikan Lumbung Pangan Untuk Warga Terdampak Covid-19

BKU Masjid al Muhajirien Kutabaru Dirikan Lumbung Pangan Untuk Warga Terdampak Covid-19

0
BERBAGI
petugas lumbung pangan BKU Masjid al Muhajirien saat mempersiapkan bantuan/lensametro

TANGERANG; LENSAMETRO- Badan Kesejahteraan Ummat (BKU) Masjid al Muhajirien yang terletak di RT 06/06, Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang mendirikan lumbung pangan untuk membantu warga terdampak Covid-19.

Ketua BKU Masjid al Muhajirien Baswardi mengungkapkan, lumbung pangan ini didirikan untuk mengakomodir warga yang hendak mendonasikan bantuan. Kemudian bantuan tersebut disalurkan kepada warga yang berhak menerimanya sesuai dengan verifikasi RT setempat.

“Pembentukan lumbung pangan ini berawal dari rapat dan ide bersama warga setempat. Tujuannya tidak lain untuk meringankan beban warga terdampak Covid-19,” ujar Baswardi kepada lensametro.com, Sabtu (02/05/2020).

Pria yang sudah 17 tahun mengabdi di BKU ini mengatakan, sejak berdirinya lumbung pangan ini, banyak warga yang telah berdonasi, baik berbentuk uang maupun berbentuk beras, mie instan dan sebagainya.

“Lumbung pangan ini terbentuk sejak wabah korona mulai merebak sekitar Maret 2020. Dan Setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu petugas menyalurkan bantuan berupa paket sembako¬† kepada warga yang benar-benar membutuhkan,” ucapnya.

Lanjutnya, sejak saat ini donasi yang telah terkumpul hampir Rp18 juta berbentuk uang. Sedangkan donasi berbentuk sembako diperkirakan seharga Rp10 juta.

“Ada 9 RT di RW 06 ini, dan setiap pekan bantuan disebar oleh petugas dengan melibatkan RT setempat secara doortodoor. Semoga¬†bantuan ini bermanfaat,” tukasnya.

Sementara, Pembina DKM Masjid al Muhajirien M Nawa Said Dimyati apresiasi atas gerakan konkret yang dilakukan di lumbung pangan tersebut. Wakil Ketua DPRD Banten ini mengaku sangat mendukung dan mensupport kegiatan sosial yang dilakukan warga, hususnya BKU Masjid al Muhajirien.

“Ini namanya gerakan menolong tetangga. Insyaallah akan menjadi jaring pengaman sosial yang paling ampuh, ketimbang JPS yang datanya kacau balau,” tukas pria yang akrab disapa Caknawa ini. (joe)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here