Beranda Kab Tangerang Rapid Test di Pasar Tigaraksa, 2 Pedagang Reaktif dan Diisolasi 

Rapid Test di Pasar Tigaraksa, 2 Pedagang Reaktif dan Diisolasi 

0
BERBAGI

TANGERANG; LENSAMETRO– Dinas Kesehatan Provinsi Banten berkerjasama dengan Dinkes Kabupaten Tangerang dan Puskesmas Tigaraksa telah melakukan Rapid Test kepada 233 pengunjung dan pedagang di Pasar Gudang, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Pada Selasa, 21 April 2020 kemarin.

Dari hasil pemeriksaan pada 233 jumlah warga, dinyatakan bahwa 230 orang negatif dan 3 orang menunjukkan hasil reaktif. Kini ketiga orang tersebut tengah melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil Swab dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Kepala Puskesmas Tigaraksa, drg. Eko Hartati mengatakan, dari 300 kouta yang diberikan 233 warga yang mengikuti rapid test dan tiga orang menunjukan hasil reaktif.

“Tiga orang menandakan reaktif, karena ada gejala yang mengakibatkan sistem imunitasnya turun,” kata Eko kepada wartawan, Jumat (24/04/2020).

Beruntungnya, ujar Eko, di hari yang sama ketiga orang tersebut masih dapat ditemukan dan langsung dilakukan Swab. Ketiga orang tersebut adalah wanita, dua pedagang dan satu pengunjung.

Dua pedagang tersebut bertempat tinggal di wilayah Kecamatan Tigaraksa dan Cikupa. Sedangkan pengunjung di luar Kecamatan Tigaraksa.

“Semuanya diminta isolasi diri di rumah masing-masing selama 14 hari dan setiap hari rutin di pantau petugas Puskesmas Tigaraksa hingga hasil Swab keluar,” tuturnya.

Walaupun hasilnya reaktif, ujar Eko, masyarakat tidak boleh menyimpulkan bahwa mereka terkonfirmasi positif Covid-19. Sebab, kata Eko, untuk mengetahui terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak, ketiganya masih harus menunggu hasil Swab.

Dalam pemantauan, kata Eko, mereka diminta untuk berjemur minimal selama 15 menit, mengkonsumsi makanan yang sehat, menggunakan masker, sering mencuci tangan, dan memberlakukan physical distancing (tidak boleh dekat dengan keluarga dan betemu tamu).

“Hingga saat ini, mereka terpantau sudah mematuhi apa yang diminta oleh pihak puskesmas,” ungkapnya. (stu/joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here