Beranda Metropolitan Muhlis Ingatkan Pemprov Banten Soal Kemanusiaan 3 Kali di Rapat Konsultasi, Ada...

Muhlis Ingatkan Pemprov Banten Soal Kemanusiaan 3 Kali di Rapat Konsultasi, Ada Apa Ya?

0
BERBAGI

BANTEN; LENSAMETRO- Ketua Fraksi PDI Perjuangan Muhlis peringatkan Pemprov Banten tentang kemanusiaan.

Peringatan kata ‘kemanusiaan’ sedikitnya sebanyak tiga kali disampaikan Ketua Fraksi PDIP Banten Muhlis saat memberikan rekomendasi dalam penangganan covid-19 di Provinsi Banten pada Selasa, 7 April 2020 dalam rapat pimpinan terbatas di KP3B Kota Serang.

Dari 12 rekomendasi atau sikap politik Fraksi PDIP kata kemanusiaan telah disampaikan pada pembukaan kalimat. Kemudian di salah satu rekomendasi. Lagi-lagi kata kemanusiaan terselip kembali.

Kata Muhlis, penanganan dan penanggulangan penyebaran dan penularan Covid-19 harus benar-benar murni berdasarkan kepentingan kemanusiaan.

“Tanpa ada kepentingan politik dengan kemasan dan rasa kemanusiaan, atau kepentingan politik terselubung dalam bentuk apapun,” tegas Muhlis.

Selain itu, Fraksi PDIP meminta penjelasan Pemprov Banten terhadap refocusing dan realocating pada tahap awal sebesar kurang lebih Rp 160 Milyar.

“Pengawasan dan pemantauan terhadap seluruh rencana tindak lanjut penanganan dan penanggulangan penyebaran dan penularan Covid-19 di Provinsi Banten, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Fraksi PDIP meminta Pemprov Banten untuk segera mengkalkulasi menggunakan data yang akurat dalam persiapan melaksanakan program jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak akibat pemberlakuan kebijakan pembatasan sosial,

“Agar tidak terjadi salah sasaran dan dapat tepat guna, berdaya guna serta berhasil guna,” tegasnya.

Selain itu, segera mengantisipasi dan mempersiapkan jika dalam waktu dekat dilakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diwilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (JABODETABEK).

“Sekali lagi kami ingatkan, penanganan Covid-19 harus murni tentang kemanusiaan,” pungkasnya. (joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here