Beranda Politik Bang Ben Paparkan Konsep ‘Tangsel Connect’ di Depan Politisi PAN

Bang Ben Paparkan Konsep ‘Tangsel Connect’ di Depan Politisi PAN

0
BERBAGI

TANGSEL; LENSAMETRO- Bakal calon Walikota Tangsel dari petahana Benyamin Davnie turut menyampaikan visi dan misinya di hadapan panelis Partai Amanat Nasional (PAN).

Benyamin menyampaikan pada agenda Penyampain Visi Misi Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel di Hotel Marilyn, Serpong Utara, Tangsel, Sabtu (25/1/2020).

Kurang lebih satu jam, Benyamin di dalam ruangan untuk memaparkan visi dan misinya maupun program yang sudah disiapkan.

Salah satu program yang sudah masuk dalam rencananya yakni Tangerang Selatan Connect atau Interkoneksi Tangerang Selatan Dengan Lingkungan Strategic.

“Saya tadi menyampaikan pola Tangsel kedepan dalam bahasa saya, Tangerang Selatan Connect atau Interkoneksi Tangerang Selatan Dengan Lingkungan Strategic. Karena kita harus menemukan identitas Tangsel yang sumber daya alamnya terbatas di bidang ekonomi, infrastruktur, pendidikan, komunikasi, IT dan bidang lainnya,” ujar Benyamin seusai memaparkan visi dan misinya.

Menurutnya, dengan Tangerang Selatan Connect yang di dapat yakni bukan hanya keuntungan bagi Tangsel sendiri, tetapi keuntungan bagi wilayah yang berbatasan dengan Tangsel.

“Sudah saatnya kita berbuat bukan untuk Tangsel saja tapi untuk daerah lain. Karena kita berbatasan dengan Jakarta, Depok, Bogor dan lainnya. Kalau ekonomi Tangsel maju maka mereka akan memberikan pengaruh positif kepada daerah sekitarnya. Makanya interkoneksinya melalui bidang infrastruktur, ekonomi kreatif dan kesehatan,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Bang Ben, pada pola Tangerang Selatan Connect, Pemerintah Daerah (Pemda) akan berperan dalam menggerakan pola tersebut. Karena, sudah saatnya Pemda bermitra dengan unit lain.

“Penggeraknya tetap pemerintah sebagai pemegang kendali kebijakan dan berperan aktif. Tapi kedepan pemerintahan bukan yang sendiri tapi yang bekerjasama bermitra dengan unit lain. Enggak bisa memegang kekuasaan, anggaran dan program kegiatan hanya memikirkan dirinya sendiri, tidak tepat untuk masyarakat milenal dan sudah terkoneksi dengan IT,” papar Bang Ben.

Bahkan, ia sedang merinci pola tersebut sehingga penerapan strategi yang sudah ditetapkan bisa menyentuh masyarakat.

“Nanti saya sedang menghitung pertahunnya akan seperti apa, penerapan dari strategi yang sudah saya tetapkan. Karena harus jadi RPJMD dulu terus nanti di breakdown lagi pertahunnya akan seperti apa,” pungkas Bang Ben. (joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here